Teknologi AI berkembang menjadi salah satu bagian penting dalam transformasi digital karena dapat membantu manusia menyelesaikan pekerjaan tertentu dengan lebih cepat dan efisien.

Menurut IBM, Artificial Intelligence mencakup teknologi yang memungkinkan komputer meniru kemampuan seperti pembelajaran, pemahaman, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan kreativitas

Cara kerja AI bergantung pada jenis sistem yang digunakan. Pada sistem berbasis machine learning, komputer mempelajari pola dari data melalui proses pelatihan model. Data tersebut dapat berupa teks, gambar, angka, rekaman suara, atau informasi lainnya.

Misalnya, untuk membuat sistem yang mampu mengenali objek pada foto, model dapat dilatih menggunakan sejumlah besar gambar yang relevan. Melalui proses pelatihan, sistem mempelajari karakteristik visual yang membantu membedakan suatu objek dengan objek lainnya.

Setelah pelatihan, model dapat digunakan untuk menganalisis data baru dan menghasilkan prediksi atau klasifikasi. Pada sistem Generative AI, model dapat menghasilkan konten baru seperti teks, gambar, maupun video berdasarkan pola yang dipelajari selama proses pelatihan.

Namun, keluaran AI tidak selalu benar. Hasilnya tetap perlu diperiksa, terutama untuk informasi penting atau keputusan bisnis. AI mencakup beberapa bidang teknologi yang saling berkaitan.

Machine Learning memungkinkan sistem mempelajari pola dari data untuk menghasilkan prediksi atau keputusan tertentu.

Deep Learning merupakan bagian dari Machine Learning yang menggunakan jaringan saraf tiruan berlapis untuk memproses informasi kompleks, termasuk gambar, suara, dan bahasa. Natural Language Processing (NLP) berfokus pada kemampuan komputer mengolah dan memahami bahasa manusia.

Sementara itu, Computer Vision memungkinkan sistem menganalisis informasi visual seperti foto dan video. Masing-masing teknologi memiliki fungsi dan penerapan yang berbeda sesuai kebutuhan. Dalam industri kreatif, AI dapat membantu berbagai tahapan produksi konten.

Contohnya adalah pembuatan ide artikel, penyusunan naskah video, pembuatan konsep desain, transkripsi audio, pembuatan subtitle, serta pengelompokan materi dokumentasi. AI juga dapat mendukung pekerjaan photo video melalui pengolahan gambar, pencarian klip, dan pengembangan ide konten.

Untuk layanan seperti photobooth dan videobooth, AI dapat digunakan sebagai komponen tambahan, misalnya dalam pemrosesan latar belakang, efek visual otomatis, atau personalisasi hasil visual apabila perangkat dan perangkat lunaknya mendukung.

Perusahaan dapat memanfaatkan AI untuk membantu pekerjaan administrasi, analisis data, layanan pelanggan, dan pemasaran digital. Contohnya, sebuah usaha dapat menggunakan AI untuk menyusun konsep promosi, mengelompokkan pertanyaan pelanggan, atau menganalisis data penjualan.

Dalam ekosistem bisnis kreatif, penggunaan AI juga dapat dikombinasikan dengan layanan digital yang lebih luas. Jogja Creative Production (Jogpro) dapat menggunakan pembahasan mengenai AI sebagai bagian dari edukasi teknologi digital, terutama yang berkaitan dengan produksi konten, inovasi bisnis, dan peningkatan produktivitas.

Artificial Intelligence merupakan teknologi yang memungkinkan komputer memproses informasi dan melakukan berbagai tugas dengan kemampuan yang terus berkembang. Meski dapat membantu meningkatkan efisiensi, penerapannya tetap membutuhkan tujuan yang jelas, data yang sesuai, serta pengawasan manusia.